Wetland yang menjadi penelitian kali ini terletak pada titik koordinat 3o 37’ 22,8” S 114o 42' 09,2” E.
Jenis wetland yang ada di desa Tungkaran adalah rawa, biasanya di rawa terdapat berbagai tanaman air.
Tanaman air yang terdapat di rawa desa Tungkaran, seperti :
1. Eceng Gondok
Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan tanaman air yang hidup mengapung di air. Eceng gondok tumbuh di kolam-kolam dangkal, tanah basah dan rawa, aliran air yang lambat, danau, tempat penampungan air dan sungai. Eceng gondok selama ini lebih dikenal sebagai tanaman gulma alias hama. Padahal, eceng gondok sebenarnya punya kemampuan menyerap logam berat. Kemampuan ini telah diteliti di laboratorium Biokimia, Institut Pertanian Bogor, dengan hasil yang sangat luar biasa. Banyak orang yang mengatakan bahwa eceng gondok merupakan tumbuhan pengganggu (gulma) diperairan karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Tetapi dibalik itu, eceng gondok ternyata juga mempunyai beberapa manfaat diantaranya merupakan sumber lignoselulosa yang dapat dikonversi menjadi produk yang lebih berguna, seperti pakan ternak. Eceng gondok hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar 0,4 - 0,8 meter. Tidak mempunyai batang. Daunnya tunggal dan berbentuk oval. Ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau. Bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk tabung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna hitam. Buahnya kotak beruang tiga dan berwarna hijau. Akarnya merupakan akar serabut.
2. Kiapu
Kiapu (Pistia stratiotes) dapat menurunkan TDS dengan efisiensi sebesar 17,25% pada variasi tanaman 100% untuk Td 4 jam akan tetapi untuk Warna tidak ada penurunan cenderung meningkat dengan efisiensi – 23,03 % pada variasi tanaman 100% untuk Td 4 jam. Hal ini dikarenakan tanaman kiapu yang mengapung di air menghasilkan zat- zat organik sehingga dapat meningkatkan kadar warna pada air.3. Teratai
4. Purun Tikus
5. Kangkung air

Kangkung air (Ipomoea aquatika) berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat berbunga putih bersih. Perbedaan lainnya pada bentuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar daripada kangkung darat. Warna batangnya juga berbeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan. Lainnya, kebiasaan berbiji. Kangkung darat lebih banyak bijinya daripada kangkung air, itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.
Tanaman - tanaman yang tumbuh di rawa desa Tungkaran sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, namun sepertinya masyarakat yang tinggal disana tidak terlalu mempedulikan hal tersebut. Bukti dari ketidakpedulian masyarakat adalah ditemukannya tumpukan sampah yang sangat mengganggu pemandangan wetland. Masyarakat sekitar kurang menyadari peranan wetland yang sangat penting dalam kehidupan. Sampah - sampah yang dibuang di wetland dapat merusak ekosistem yang hidup di daerah wetland tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar